Ini Alasan Philippe Coutinho dan Thomas Muller Tak Pernah Dimainkan Bersama

Pelatih Bayern Munchen, Niko Kovac angkat bicara soal alasan mengapa dia tidak pernah memainkan Philippe Coutinho dan Thomas Muller secara bersama dalam satu tim.

Bayern Munchen kembali meraih kemenangan di pekan kelima Bundesliga akhir pekan lalu. Menghadapi FC Koln di Allianz Arena, juara bertahan Bundesliga Jerman ini menang telak empat gol tanpa balas.

Walaupun berhasil meraih kemenangan, ada banyak pertanyaan yang muncul mengenai keputusan Kovac untuk tidak memainkan Thomas Muller bersama dengan Philippe Coutinho. Dan baru-baru ini, sang pelatih memberikan pendapat dan alasannya.

Saat FC Hollywood mengalahkan FC Koln, Coutinho dimainkan di belakang Robert Lewandowski dalam formasi 4-2-3-1. Sementara Muller baru dimasukkan sebagai pengganti Lewandowski pada menit ke-72.

“Kedua pemain memiliki kualitas mereka masing-masing ketika dimainkan ke depan, tapi kami butuh keseimbangan yang bagus. Saya tak mengesampingkan Muller, tapi saat ini itu bukan pilihan,” jelas Niko Kovac ditanya mengenai situasi Muller dan Coutinho.

Dengan Munchen yang biasa menggunakan skema 4-2-3-1 dengan Lewandowski didukung dua winger yang biasanya ditempati Kingsley Coman dan Serge Gnabry, memainkan Muller dan Coutinho dalam satu tim memang jelas bakal membuat The Bavarians terlalu berat di depan.

Baik Coutinho maupun Muller pun selalu mampu memuaskan Kovac ketika dimainkan. Memiliki banyak pemain bagus memang menguntungkan, dan ini bisa membuat Kovac bimbang dalam menentukan starting Eleven di setiap pertandingan.

“Phillipe Coutinho menunjukkan apa yang dia bisa ketika menguasai bola. Dia mampu menyadari situasi permainan dan kemampuannya dengan bola begitu luar biasa.” lanjutcNiko Kovac memuji Coutinho.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *