City Masih Sesali Kegagalan Di Liga Champions

Manchester City terpaksa memendam impiannya untuk merah quadruble pada musim 2018/2019 ini. Pasalnya, mereka baru saja tersingkir dari pentas Liga Champions, dengan cara yang cukup dramatis.

Dramatis dianggap bukan kata yang tepat untuk mewakili tersingkirnya Manchester City oleh Benjamin Mendy. Namun, menurut bek Manchester City tersebut, kata yang lebih tepat adalah mengerikan. Ya, The Citizen mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions dengan cara yang mengerikan.

Manchester City tersingkir setelah kalah agregat dari Tottenham Hotspur. Kedua kesebelasan Premier League tersebut secara agregat imbang 4-4. Namun, The Lilywhites yang lolos ke babak semifinal karena unggul gol tandang. Mereka mencetak gol lebih banyak di kandang lawan.

Tersingkir dengan Cara Mengerikan
Manchester City kalah dengan skor 1-0 pada putaran pertama di kandang Tottenham. Dan, pertandingan kedua digelar di Stadion Etihad pada Kamis (18 April 2019) dini hari WIB. Man City unggul cepat pada menit ke-4 dari gol Raheem Sterling. Semua nampak akan mudah.

Namun, Son Heun-min membalas dua gol. Pasukan Josep Guardiola sempat unggul 4-2, sebelum Fernando Llorente mencetak gol pada menit ke-73. The Citizens sebenarnya kembali mencetak gol lewat Sterling. Tapi, wasit Cuneyt Cakir menganulir gol itu setelah melihat VAR.

Manchester City gagal lolos ke semifinal karena gol Sterling yang dianulir oleh VAR. “Itu merupakan cara yang sungguh mengerikan untuk tersingkir. Ini momen bersejarah bagi mereka, bukan untuk kami. Kami akan lebih senang dengan kualitasnya,” jelas Benjamin Mendy pada RMC Sport.

“Momen ini menyesakkan kami. Kami beberapa kali tersingkir di babak perempat final. Musim depan kami akan membidik target lebih tinggi lagi dan memberikan yang terbaik,” sambung Benjamin Mendy.

Fokus ke Premier League
Tersingkir di Liga Champions bukanlah akhir dari perjalanan Manchester City pada musim 2018/2019. Pasalnya, Sergio Aguero dan kawan-kawan masih punya kesempatan untuk menjadi juara pada ajang Piala FA dan Premier League. Dan, yang kini jadi fokus Benjamin Mendy adalah di Premier League.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *