Bermain Untuk MU Tidak Pernah Mudah

Sebuah pengakuan dibuat oleh Garry Pallister. Bek Legendaris Manchester United tersebut mengakui bahwa hanya sedikit pemain mahal yang bisa langsung menyesuaikan diri dan nyetel di Manchester United.

Pallister merupakan salah satu pemain termahal Manchester United di pada masanya. The Red Devils harus membayar 2,3 juta poundsterling ke Middlesbrough pada tahun 1989 yang merupakan rekor bek termahal pada saat itu.

Garry Pallister sendiri terbukti menjadi rekrutan penting bagi United. Dia menjadi salah satu pilar MU yang menjadi fondasi awal kesuksesan Sir Alex Ferguson di Manchester United.
Pallister mengakui bahwa menjadi pemain mahal di United membawa tekanan yang besar baginya.
“Bermain untuk Manchester United adalah sebuah tantangan besar dan sebaik apapun persiapan anda, anda akan mengalami kesulitan di klub seperti Manchester United,” jelas Garry Pallister kepada Inside United.

Pallister menyebut bahwa Manchester United merupakan salah satu klub terbesar di dunia. Oleh sebab itu ada tekanan yang besar untuk bermain di United, khususnya jika dia merupakan salah satu pemain termahal klub.

Pallister menyebut hanya pemain-pemain tertentu yang mampu memberikan dampak instan bagi Manchester United, terutama mereka yang memiliki mahar transfer yang sangat mahal.

“Saya tahu seberapa susahnya beradaptasi di Manchester United dan hanya ada pemain-pemain tertentu yang bisa melakukan itu dengan cepat. Contohnya Eric Cantona yang datang dan langsung membusungkan dadanya sambil berkata ‘Ini adalah klub yang cocok untuk saya’ dan ia berhasil menjadi juara.”

Pada musim panas ini, Manchester United kembali menorehkan rekor baru di bursa transfer. Mereka menjadikan Harry Maguire sebagai bek termahal dunia setelah merekrutnya dari Leicester City seharga 80 juta poundsterling.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *